Selasa, 14 Oktober 2014

Demokrasi

Diposting oleh Unknown di 22.43
Demokrasi adalah sistem politik dan pemerintahan yang menempatkan rakyat sebagai dasar, pelaku, dan tujuan kekuasaan.

Setiap kepemimpian dalam organisasi apapun tentunya mengalami proses pergantian, tidak terkecuali kepemimpinan di lembaga kemasyarakatan kelurahan paling bawah seperti RT atau RW. Setiap pemilihan tentunya memerlukan proses dan dinamika yang diharapkan adanya peranan dari seluruh warga masyarakat sehingga memperoleh hasil sesuai yang diharapkan.

Saat ini bangsa Indonesia sudah merasakan demokrasi yang selama ini dicita-citakan. Walaupun masih dalam taraf belajar, namun cukup banyak hal yang dapat kita ambil hikmah dan manfaatnya. Tetapi selama dalam masa belajar ini, kita sering menjumpai adanya praktik-praktik demokrasi yang kotor, licik, culas dan saling menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Praktik politik uang, sogok-menyogok untuk membeli suara, kampanye hitam dengan memfitnah lawan politiknya, dan memberikan janji-janji manis kepada para pemilih. Yang semua itu hanyalah taktik kotor.


Oleh karena itu, jika ada pemilihan desa, pemilihan umum ataupun pemilihan lainnya jangan sampai kita menerima uang panas dari para koruptor, dan embel-embel yang lainnya. Dan diharapkan masyarakat harus bertindak jujur atau objektif (berdasarkan kebenaran). Tidak bergantung dengan perasaan tetapi bergantung dengan akal atau logika. Karena perasaan itu hanya bersifat sementara berbeda dengan akal atau logika.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Dunia Pendidikan Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea