Kamis, 24 November 2016

Video Profile

Diposting oleh Unknown di 03.30 0 komentar
Cara Membuat Video dari Windows Movie Maker

1.      Buka aplikasi windows movie maker di komputer Anda.


2.  Kemudian ambil foto yang akan anda gabungkan dengan cara klik “Add Videos and Photos”              ambil dari dokumen Anda. (Yang dilingkari warna hitam)



3. Jika ingin memberikan judul pada video anda klik “Title”. (Yang dilingkari warna hitam).


4. Jika ingin memberikan nama pada tiap-tiap foto anda klik “Caption”. Setelah itu untuk memberi         effect pada tulisan klik format dan pilih effect yang Anda inginkan.


5. Jika ingin memberi Transitions pada foto klik “Animations” pilih sesuai selera Anda.


6. Jika Anda ingin menambahkan lagu di video yang Anda buat pilih “Add Music” (yang dilingkari         warna hitam).


7. Untuk menambahkan kata-kata pada saat video akan berakhir pilih “Credits”.




Berikut Video Profile Saya. Happy Watching guys :)

Bisa dilihat di Youtube Klik Disini



Rabu, 23 November 2016

Transliterasi Arab ke Latin

Diposting oleh Unknown di 19.58 0 komentar
Transliterasi Arab ke Latin

Rumus Penulisan Arab Latin
Shift + < 
Contoh: A<
Shift + > 
Contoh: a>
Shift + { 
Contoh: S{
Shift + }
Contoh: s}

Beikut ini Contoh Transliterasi Surah al-Baqarah Ayat 219 – 220

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ 
نَفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ

فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۗ وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Translite:

219. yasalu>naka ani al-Khamri wa al-Maysiri qul fi>hima> ithmun kabi>run wa mana>fi’u lilnna>si wa ithmuhuma> akbaru min naf’ih}ima> wayas alu>naka ma>dha> yunfiqu>na quli al’-Afwa kadhalika yubayyinu Alla>hu lakumu al- A<ya>ti la’allakum tatafakkaru>na.


220. fii al-Dhunya> wa al-A<khirati wayas alu>naka ani al-Yata>ma> qul is}la>h}un lah}um khyrun wain tukha>lit}u>hu>m fa> ikhwa>nukum wa Alla>hu ya’lamu al-Mufsida mina al-Mus}lih}i walaw sha> Alla>hu la> a’natakum inna Alla>ha ‘azi>zun h}aki>mun.



Atau bisa juga Klik Disini

Kamis, 03 November 2016

Aplikasi Administrasi Sekolah

Diposting oleh Unknown di 00.39 0 komentar


Kali ini saya akan berbagi Aplikasi yang memuat Administrasi Sekolah berbasis Ms. Excel. Dengan aplikasi tersebut kita bisa mengisi mengenai administrasi sekolah bahkan administrasi siswa dengan sangat mudah. 

Langsung Saja Download Aplikasinya disini:

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1SbdYcULTqF3AaaB4DDfoBfk3Bol3SOL2MzSSkQdrYzQ/edit#gid=1592885749

Rabu, 02 November 2016

Cara Membuat Daftar Nilai dengan Menggunakan MS. Excel

Diposting oleh Unknown di 23.39 0 komentar
Cara Membuat Daftar Nilai dengan Menggunakan MS. Excel


Cara menyusun daftar nilai dalam pembelajaran dengan menggunakan Ms.Excel di bawah ini: Buka aplikasi Microsoft Excel pada laptop atau computer anda. Ketiklah data apa saja yang ingin dimasukkan.  Masukkan rumus-rumus berikut untuk mencari jawaban dengan Mudah.
A.    SUM
Fungsinya untuk mencari “Jumlah Nilai”.
Masukkan Rumus =SUM (sel yang ingin dihitung) tekan Enter. Misalnya Menjumlahkan nilai UH 1 dengan cara =SUM(C11:C30).
B.     AVERAGE
Fungsinya digunakan untuk mengetahui rata-rata dari sebuah data atau nilai.
Masukkan Rumus =AVERAGE (sel yang ingin dihitung) tekan Enter. Misalnya menghitung nilai rata-rata Ulangan Harian 1, Ulangan Harian 2 dan Ulangan Harian 3 dengan cara  =AVERAGE(C11:E11).
C.    MAX
Fungsinya digunakan untuk mencari angka atau nilai yang paling besar dari sebuah data.
Masukkan Rumus =MAX (sel yang ingin dihitung) tekan Enter. Misalnya ingin mengetahui nilai UTS tertinggi siswa di MI Al-Ikhlas dengan cara =MAX(G11:G30).
D.    MIN
Fungsinya digunakan untuk mencari angka atau nilai yang paling kecil dari sebuah data.
Masukkan Rumus =MIN (sel yang ingin dihitung) tekan Enter. Misalnya ingin mengetahui nilai UTS terendah siswa di MI Al-Ikhlas dengan cara =MIN(G11:G30).
E.     IF
     Fungsinya digunakan untuk melakukan pengujian atas kebenaran suatu kondisi.
     Masukkan Rumus =IF(nilai yang dipakai sebagai acuan>=nilai KKM,”Lulus”,”Tidak lulus”) tekan Enter. Catatan: Untuk kata keterangan “Lulus” dan “Tidak lulus” anda bisa menggantinya sesuai dengan keinginan anda. Misalnya =IF(I11>=75;“LULUS”;“TIDAK LULUS”).
F.     RANK
Fungsinya digunakan untuk mencari ranking atau peringkat dari sebuah angka dalam sebuah Range.
Masukkan Rumus =RANK (sel yang ingin dihitung) tekan Enter. Misalnya =RANK(I11;$I$11:$I$30).
Pada saat mencari Rank kita perlu menambah tanda $ agar hasilnya dapat keluar.

Jadi, di bawah ini adalah rumus-rumus pada MS. Excel untuk memudahkan guru membuat daftar nilai
No
Nama Rumus
Fungsi
1
=SUM
Mencari Jumlah
2
=AVERAGE
Mencari Nilai Rata-Rata
3
=MAX
Mencari Nilai Maksimal
4
=MIN
Mencari Nilai Minimal
5
=RANK
Mencari Peringkat
6
=IF
Mencari Keterangan

Berikut Contoh Lebih Jelasnya
https://docs.google.com/spreadsheets/d/1zc7efJSFSbxvNsrlhAFFCm4MXTWBimoW5rGH6xgaWew/edit#gid=7152773

Kamis, 06 Oktober 2016

Artikel: Pandangan Orang Tua Terhadap Pendidikan

Diposting oleh Unknown di 08.58 0 komentar
Pandangan Orang Tua Terhadap Pendidikan (Studi Kasus pada Orang Tua Anak Putus Sekolah Dasar di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang)

ABSTRAK

Tomi, Agus. 2012. Pandangan Orang Tua Terhadap Pendidikan (Studi Kasus Orang Tua Anak Putus Sekolah Dasar di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang). Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1). Dr. Hardika, M.Pd, (2). Drs. Suripan

Kata Kunci :  Pandangan Orang Tua, Anak Putus Sekolah, Pendidikan

Pendidikan adalah suatu kebutuhan utama yang harus dimiliki oleh setiap manusia, karena pendidikan adalah sarana untuk meningkatkan taraf hidup manusia. Berbicara tentang pendidikan kita semua pasti sudah tau bahwa betapa pentinya pendidikan tersebut, sekalipun pengaruh kemiskinan sangat besar terhadap anak-anak yang putus sekolah, kemiskinan bukanlah satu-satunya faktor yang berpengaruh. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah pola pikir orang tua yang pendek akibat rendanhnya pendidikan. Orang tua mempunyai peranan utama dalam kelangsungan pendidikan bagi anak-anaknya. Pandangan orang tua terhadap pendidikan serta pentingnya pendidikan sangat berpengaruh terhadap boleh tidaknya anak mendapatkan pendidikan. Di desa Pujon Kidul umumnya anak ikut membantu orang tua bekerja untuk membantu pendapatan keluarga, pada awalnya anak tetap sekolah sambil membantu orang tua, namun pada akhirnya banyak anak yang putus sekolah. khususnya di tingkat sekolah dasar. Hal itu menarik ketertarikan peneliti untuk mencoba mengetahui bagaimana sebenarnya pandangan orang tua anak putus sekolah terhadap pendidikan, yang pada akhirnya bisa menggambarkan seperti apa pengetahuan orang tua terhadap pendidikan dan pentingnya pendidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis rancangan penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penarikan kesimpulan. Pengecekan data menggunakan triangulasi.
Tujuan penelitian ini membahas tentang paparan data dan temuan penelitian di lapangan yang meliputi, (1). Pandangan orang tua anak putus sekolah di tingkat sekolah dasar terhadap pendidikan. (2). Pandangan orang tua anak putus sekolah di tingkat sekolah dasar tentang pentingnya pendidikan. (3). Faktor yang mempengaruhi pandangan orang tua anak putus sekolah di tingkat sekolah dasar terhadap pendidikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1). Orang tua anak putus sekolah di desa Pujon Kidul menganggap anak tidak sekolah atau putus sekolah adalah hal yang biasa, pendidikan agama dianggap lebih utama dari pada pendidikan sekolah secara umum. (2). Orang tua mempunyai pandangan bahwa pendidikan adalah suatu hal yang penting, akan tetapi hal itu dipengaruhi oleh tingkat pendidikan orang tua yang rendah dan ekonomi yang kurang mendukung, sehingga pentingnya pendidikan hanya digambarkan untuk pekerjaan saja. Yaitu, bagaimana mencari uang atau pun membantu pendapatan keluarga dengan bekerja. (3). Faktor yang mempengaruhi pandangan orang tua anak putus sekolahterhadapa pendidikan adalah rendahnya mutu pendidikan orang tua dan rendahnya kualitas ekonomi serta pengaruh lingkungan sekitar seperti pergaulan dengan orang dewasa, merokok sehingga memberikan dampak yang negatife terhadap arti pentingnya pendidikan.
Setalah dilakukan pembahasan terhadap hasil temuan penelitian, selanjutnya dpat disampaikan beberapa saran sebagai berikut : (1). Masyarakat atau orang tua di Desa Pujon Kidul yang anaknya putus sekolah hendaknya lebih bisa memilih kesempatan untuk mendapat pendidikan di lembaga non formal, baik itu melalui pendidikan paket maupun kursus-kursus yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga anak tetap akan mendapat pendidikan yang layak dan sesuai. (2). Diharapkan bagi peneliti lain untuk dapat mengembangkan penelitian ini dengan metode yang lain, sehingga dapat menambah dan mengembangkan kajian ilmiah yang ada. (3). Bagi jurusan PLS hendaknya dapat meningkatkan fungsi dan perannya dalam kegiatan-kegiatan pendidikan luar sekolah sebagai sarana pusat pembelajaran masyarakat, seperti kejar paket atau pun kursus-kursus, khususnya bagi anak yang putus sekolah.



Rabu, 28 September 2016

Tanggapan mengenai undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi

Diposting oleh Unknown di 22.12 0 komentar
Pasal 31 :
Setiap orang yang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).
Ada pun bunyi pasal 5 adalah sebagai berikut, “Setiap orang dilarang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1).”
Sedangkan isi dari pasal 4 ayat (1) adalah, “Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat:
a.       Persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;
b.      Kekerasan seksual;
c.       Masturbasi atau onani;
d.      Ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;
e.       Alat kelamin; atau
f.       Pornografi anak.”
Komentar :

Setiap orang yang memiliki produk pornografi mendapatkannya dengan cara membeli, memperoleh secara gratis, atau mengunduh dari internet. Disini yang dimaksud dengan mengunduh adalah mendownload atau mengambil file atau data melalui jaringan internet atau dari media lain yang dapat menyebabkan berpindahnya file atau data. Kegiatan mengunduh sering dilakukan di internet, seperti mengunduh artikel ilmiah, berita, cerita humor, dan informasi lainnya. Tapi, mengunduh pornografi merupakan perbuatan yang dilarang pada pasal 5 UU Pornografi. Setiap orang yang mengunduh pornografi dikenai pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak 2 miliar rupiah. Tetapi pada kenyataannya undang-undang ini kurang diberlakukan. Kenapa? Karena masih banyak sekali orang yang bisa meminjam atau mengunduh pornografi, meskipun situs-situs pornografi ada yang di blokir tetapi sebagian besar masih bisa diakses. Karena internet itu bersifat bebas.

Minggu, 21 Juni 2015

Pentingnya Pendidikan

Diposting oleh Unknown di 14.56 0 komentar
Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, hal ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapatkannya dan diharapkan untuk selalu berkembang didalamnya. Pendidikan tidak akan ada habisnya. Secara umum, pengertian pendidikan adalah proses perubahan berawal dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa, dan sebagainya. Pendidikan itu bisa didapatkan dan dilakukan dimana saja, bisa di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat, dan yang penting untuk diperhatikan adalah bagaimana memberikan atau mendapatkan pendidikan dengan baik dan benar agar manusia tidak terjerumus dalam kehidupan yang negatif.
Sejatinya, pendidikan dimulai dari dalam keluarga karena tidak orang yang tidak dilahirkan dalam keluarga. Jauh sebelum ada lembaga pendidikan yang disebut sekolah, keluarga telah ada sebagai lembaga yang memainkan peran penting dalam pendidikan yakni sebagai peletak dasar. Pendidikan dalam keluarga memiliki ciri khas tersendiri. Dalam pendidikan keluarga kita menemukan oknum yang fungsinya tidak jauh berbeda dengan guru di sekolah atau dosen di perguruan tinggi yaitu mentransfer pengetahuan. Oknum yang saya maksudkan adalah orang tua. Di dalam konteks pendidikan dalam keluarga, orang tua bertugas mentransfer pengetahuan tetapi bukan pengetahuan tentang mata pelajaran melainkan pengetahuan tentang kehidupan.
            Sedangkan di lingkungan sekolah yang menjadi pendidikan yang kedua. Guru sebagai media pendidik memberikan ilmunya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Peranan guru sebagai pendidik merupakan peran memberi bantuan dan dorongan, serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak dapat mempunyai rasa tanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. Guru juga harus berupaya agar pelajaran yang diberikan selalu cukup untuk menarik minat anak.

            Selain itu peranan di lingkungan masyarakat juga penting bagi anak. Hal ini berarti memberikan gambaran tentang bagaimana kita hidup bermasyarakat. Dengan demikian, bila kita berinteraksi dengan masyarakat maka mereka akan menilai kita bahwa tahu mana orang yang terdidik dan tidak terdidik. Di zaman era globalisasi diharapkan generasi muda bisa mengembangkan ilmu yang di dapat sehingga tidak ketinggalan dalam perkembangan zaman. Itulah pentingnya menjadi seorang yang terdidik baik di lingkungan  keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
 

Dunia Pendidikan Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea